Archive for the nggak jelas Category

Tukang Parkir dan Tukang Palak

Posted in info, nggak jelas, protes, Uncategorized with tags , , , , , , on October 5, 2009 by iphan

Tukang parkir yang beneran :)

Tukang parkir yang beneran 🙂

Job desk tukang parkir sejati versi iphan :

  1. bantuin nyari tempat parkir.
  2. bantuin markirin motor / ngarahin parkir mobil
  3. bantuin ngeluarin motor dari tempat parkir / ngarahin mobil keluar dari tempat parkir.
  4. menjaga keamanan area parkir.
  5. karcis parkir asli. Punya pemkot setempat.
  6. harga parkir sesuai dengan karcis parkir
  7. tukang parkir asli, pake seragam, dan memang ditempatkan untuk bertugas disana.

Job desk tukang parkir yang sebenernya adalah tukang palak versi iphan :

  1. cuman nyuruh markir di suatu tempat.
  2. ngasih karcis parkir palsu, (atau bekas pakai)
  3. bantuin markir aja enggak.
  4. bantuin ngeluarin motor aja enggak.
  5. pas mau keluar cuman berdiri disamping sambil minta karcis dan minta duit.
  6. harga parkir suka-suka dewe. Seribu buat yang kayaknya sering kesitu, seribu limaratus yang punya muka cakep ato keliatan berduit, dua ribu kalo ada event atau mau hari raya atau lagi nggak punya duit.
  7. biasanya bukan tukang parkir beneran, alias preman setempat, atau tukang becak, atau pengangguran yang pengen dapet duit tanpa usaha yang berarti.

Oke dari kedua job desk diatas dapat dibedakan mana yang tukang parkir bener mana yang tukang palak. Soalnya kasus tukang palak berkedok tukang parkir di Jogja semakin parah dan memprihatinkan.

Contoh :

  1. Di pinggir jalan, depan mini market. Mau beli air mineral. Tapi ternyata air mineralnya abis. Gak jadi donk, lalu pas balik ke motor, ada orang nggak jelas berdiri dipinggir motor. Pas aku naek motor, eh ditodong duit seribu! Minta ditonjok gak?! Aku bilang aja : gak jadi belanja mas. Uang parkirnya besok aja kalo saya belanja. *ngeloyor pergi*
  2. Di nol KM. tempat biasanya anak-anak pada ngumpul. Aku parkir motor seperti biasa. Lalu muncul orang ngasih tiket karcis. Pas dibaca tiket karcis “sekaten” taun lalu. Dan minta uang parkir 2000 perak. Woh… Pengen disembur ternyata nih orang! PAK DISINI BIASANYA GAK ADA TUKANG PARKIR! BAPAK SIAPA??? Mau malakin sayaa??? *buangin karcis palsu itu*

See…?! Semakin memprihatinkan kondisi parkir kita ini.. *jengel setengah mati sama tukang palak*

Ayo kita jangan diem aja sama modus palak berkedok parkir! Kalo emang dia cuman minta duit doank, tapi nggak ngelakuin apa-apa, jangan dibayar. tapi kalo emang kita merasa terbantu, maka kita wajib membayar tukang parkir.

*nb : Foto diatas : itu waktu masi latian moto pake dslr. itu tukang parkir bukan tukang palak 🙂

Advertisements

Ketika Cinta Bertasbih dan Ke-lebay-annya

Posted in film, info, nggak jelas with tags , , , , , on June 29, 2009 by iphan

KCB

KCB

Lagi demen ke bioskop karena banyak film bagus? Atau lagi pengen nonton film cuman bingung nonton apa? Kalo lagi pengen nonton film Indonesia, saranku tontonlah film selain Ketika Cinta Bertasbih! Kenapa phan?! Begini loh sodara-sodara *menghasut mode on*

Film KCB banyak bikin orang penasaran. Seperti mendompleng kesuksesan Film Ayat-Ayat Cinta, pantes aja kalo animo masyarakat lumayan gede untuk menonton KCB yang punya tipe sejenis. Belom lagi di posternya ada stempel yang bertuliskan: Dijamin Mesir Asli! (so what?!) Trus promosinya yang spektakuler menyebutkan : akan mengguncang 8 negara. Sedikit banyak pikiran kita pasti bakal beranggapan film ini akan berkali lipat lebih bagus. Hasilnya phan?

Kalo pinter sih, dari promosi dan posternya sudah ketauan bahwa film ini bakal lebay sekali. Tapi sumpah loh, aku gak nyangka kalau ke lebay an film ini akan merata hampir di seluruh durasi film.

Let see, kita bahas mulai dari jalan ceritanya. Mungkin karena gak mau diprotes oleh penggemar novel KCB, jalan ceritanya bisa dibilang ‘plek’ isi buku. Dari lompat-lompatnya, sampai dialognya masih memakai bahasa novel bukan bahasa film.

Lalu dari segi pemain dan aktingnya. Masih kaku. Hell yeah, banyak yang bilang “maklum itu pemain baru, wajar kalo masih canggung”. Hell.o!!! penonton mana mau peduli pemain filmnya itu baru casting kemaren sore. Yang penonton mau, para aktor tampil memuaskan di layar. Tapi nyatanya, akting mereka sekelas sinetron. Kaku banget! Aktor dan aktris senior seperti Didi Petet dan Deddy Mizwar belom cukup menutupi kekacauan akting para pemain tersebut.

Trus lebay nya dimana phan? Yeaaah! Lebaynya ada di bahasa yang diucapkan para pemainnya yang terlalu puitis. Lalu akting pemainnya yang sering over. Dan pengambilan shot-shot nggak penting yang menjadikan film ini seperti Tersanjung versi layar lebar.

Contoh konkritnya adalah adegan Zam eh Azzam yang baru turun di bandara bersama Eliana. Adik Azzam melihat kakakknya bersama artis dan diinterview oleh sejumlah wartawan infotaiment. Azzam melihat adiknya. Adiknya entah kenapa menangis-nangis nggak jelas melihat kakaknya. Lalu terjadilah shot ala Tersanjung itu. Gambar adik dan Azzam muncul bergantian. Mending cuman sebentar, ini ada kali sepuluh detik lebih, bolak-balik memperlihatkan wajah Azzam yang bingung di wawancara dengan wajah adik yang nangis bombay nggak ngerti kenapa. Lalu, yang terjadi adalah ada tulisan ” to be continued” di sudut kiri bawah layar. Pengen di jambak gak tuh?!

Itu satu dari sekian puluh adegan lebay yang ada di KCB. Sungguh seperti melihat sinetron… Mending sinetron, nontonnya geratis, lah ini bayar cing.

Dari tadi kamu ngomongin yang jelek-jelek sih phan, emang gak ada bagusnya ya? Ehm, gimana ya, masalahnya kita sudah di persiapkan untuk menonton film yang spektakuler. Eh, ternyata yang didapat Cuma begitu saja… *memasang nada kecewa yang mendalam*

Over all dari sepuluh bintang film ini layak mendapat empat. Budget produksi dengan hasil produksinya tidak berbanding lurus…

Begitu kira-kira review saya yang sangat subyektif ini. Mohon maaf jika ada yang tidak sesuai. Dan kepada om hermansaksono, terima kasih atas traktirannya. Semoga tidak menyesal. 😀

Iphan dan Majalah Hai

Posted in gossip, info, me, nggak jelas with tags , , , , , , , on March 23, 2009 by iphan

Eh masih inget kan postingan ku yang tentang Axis Java Jazz kemaren itu? Disana aku bilang kalo aku di wawancarai sama majalah ibukota. Hey!!! Itu bukan HOAX, sodara-sodara! Dan ini membuktikan bahwa diriku tidak kalah tampan dari Derby Romero, hahahaha… *tertawa artis*

iphan masuk majalah (updated)

iphan masuk majalah (updated)

Kalo nggak percaya silahkan beli majalah Hai edisi terbaru (edisi 23 – 29 maret 2009). Buka halaman13 niscaya kamu akan melihat foto dan nama diriku terpasang dengan jelas di sana. Hohohoho…

*disiram kopi luwak* . Nyiram kok pake kopi luwak?! Mahal tauk!

Majalah Hai ini adalah bacaan wajib ku semasa SMA dulu. Wew, nggak nyangka bahwa suatu hari bisa nampang didalemnya. Hehehe… Maap yak, kalo aku jadi rada ndeso beginih… Abis kapan lagi coba bisa ngeksis di majalah ibu kota. Padahal sejak kuliah, aku nggak pernah beli majalah Hai lagi loh. Tapi, khusus edisi ini, aku langsung beli sebelum kehabisan. Karena menurut ramalan tukang kebun sebelah, Hai edisi minggu ini bakalan sold out nggak sampai tengah minggu. So, buruan beli majalahnya sebelum kehabisan! Ntar nyesel loh! *nge SMS orang-orang sekampung buat beli majalah Hai edisi minggu ini*

Nb : Padahal aku punya draft postingan lain yang siap di publish. Tapi berhubung ini tulisan berstatus Siaga satu, akhirnya didahulukan terbit. Dan, Sepertinya diriku sudah membutuhkan manajer ato sekretaris nih. Ada yang minat? *Langsung menjadwalkan sesi wawancara dan foto-foto untuk majalah berikutnya*

*Update FOTO!*

Katanya fotonya kecil.. ya udah aku kasih yang rada gedean dikit.. hihihi…

Setres dan Ujian

Posted in kuliah, me, nggak jelas with tags , , , , , on March 15, 2009 by iphan

Malem malem mau ngejer Babi hutan

Emang dasar anak kurang kerjaan!

Malem minggu mau kemana phan?

Terkungkung dikamar nih, mau ujian!

*Err… itu udah jadi pantun belom yah?!*

setress..

setress..

Yah… begitulah sodara-sodara. Aku weekend ini ngendon dikamar aja. Soalnya senin tanggal 16 maret dan dua minggu kedepannya aku bakal ujian mid. Hahaha… lalu kenapa phan?!

Ya gak kenapa-napa sih.. cuman lucu aja ngeliat kebiasaanku setiap menjelang ujian. Bertapa! Diem dikamar seharian, gak kemana-mana. Belajar? Errr… gak juga sih. Pokoknya gak pengen keluar rumah ato keluar kamar. Takut ada yang nyulik, trus gak bisa ikut ujian. Kan sereeem!

Bayangpun kalo aku diculik oleh sekawanan algojo berjubah hitam, lalu disekap digudang bawah tanah yang berdebu dan banyak tikusnya. Terus gak dikasih makan, gak dikasih ke toilet, dan akhirnya ketampananku akan memudar dalam waktu 2 minggu. Oh noooo!!! *ditampar kanan kiri*

Okey, sedikit berlebihan sih…

Sebenernya alasan kenapa aku suka mendekam di kamar disaat menjelang ujian adalah : Tingkat ke-setres-an ku sedang tinggi-tingginya. Dan apa yang akan terjadi jika iphan sedang setres? Mukaku bakal kuyu, nggak fresh. Penampilanku gak maksimal. Malu donk kalo terlihat publik. Trus aku jadi suka ngelantur, nggak nyambung, kadang ngomong sendiri. Nggak menutup kemungkinan juga kalo mendadak aku lompat dan menari balet dengan indahnya, trus menyanyi seolah-olah berada diatas panggung spektakuler, kemudian… *diguyur air comberan*

Uhuk…uhuk… baiklah sodara… Daripada aku semakin ngelantur, mending aku mohon doa restunya, semoga ini menjadi semester genap terakhirku dibangku perkuliahan… (Ya uliiiii!!! Ini baru mid phaan! Belum UAS! Gak usah hebooh!)

Okey, pokoknya mohon doa restunya biar aku bisa ujian mid dengan lancar dan damai (Amiiiiinn). Sampe ketemu di facebook dan plurk yaaa…

Nb : Postingan ini ditulis dengan daya upaya dan gaya yang cukup sulit dibayangkan. Jadi mohon maklum jika postingan kali ini terdeteksi tanda-tanda kegilaan dan gangguan kejiwaan stadium C.

Top Ten Tips Nonton Java Jazz 2009

Posted in music, nggak jelas with tags , , , , , , , on February 27, 2009 by iphan

Axis Java Jazz 2009

Axis Java Jazz 2009

Eh sodara-sodara… berhubung aku suka Jazz, dan aku pernah nonton Java Jazz di tahun 2007 dan berhubung aku pengen nonton lagi Java Jazz tahun 2009 ini, dan berhubung ada kuis dari Axis yang mau ngasih tiket Jason Mraz buat yang beruntung ituh… dan berhubung… (arghh!!! Banyak mengulang kata ‘dan berhubung’, ayo iphan kamu nyanyi!!!)

Ehm baiklah, aku pengen mosting top ten tips nonton di Java Jazz! *based experience nih*. Dulu aku nontonnya lumayan payah. Jadi, biar gak keulang lagi, mau sedikit bagi-bagi tips dari si ganteng inih… *sodorin ember*

Disimak baik-baik yaaah… *ambil mic*

  • Dress up

    Iyah! Wajib! Disana banyak orang-orang yang juga pada dress up. Masa iya kamu kayak abis kerja rodi begitu kesana. Mana ada yang ngeliriiiik?! *ditampar*. Lebih seru lagi, dandanan kita ituh Jazzy style. Hihihihi… Lumayan nggaya dikit berpenampilan ‘ala musisi jazz’. Sapa tau, kita gak kalah keren sama musisi jazz beneran. Lagian gak ada ruginya kale kalo sedikit dress up, kan bisa sekalian ngeceng sama yang kece-kece disana gituh (wakakakak… kece, bahasa jaman kapan yahhh. Jadul gila nih iphan)

    • Map and Rundown!

      Boo’! di sana itu gedungnya segede gaban. Lalu stagenya banyak. Dan juga artisnya segambreng. Belum lagi yang dateng bejibun. Mending sebelum dateng kesana, kita liat dulu peta event nya (berasa dora gak sih?!). Trus afalin stage nya. Dan liat jam maen musisinya. Utamakan untuk musisi yang pengen kita liat. Karena pasti ada perform musisi yang barengan. Kalo udah gini, pusing kan milih yang mana dan harus kemana. Dan berharap pengen membelah diri, karena gak mau rugi gara-gara gak nonton salah satu perform. Trus akhirnya bolak-balik, dari stage A ke B gentian (dulu aku begitu loh… antara kahitna dan elfa’s singer. Dua lagu pindah ruangan, dua lagu pindah ruangan. Begitu seterusnya, sampe mereka selesai perform. Bego banget deh. Kayak setrikaan). Trus pas pindah stage dari kahitna ke Elfa’s singer, sempet lupa dimana stagenya si Elfa’s singer ituh. Dudul!! Gak lucu kan, kita gak jadi nonton karena tersesat di venue. (pengalaman pribadi nih… wakakakak… Gak cuman pas nonton kahitna dan elfa’s singer aja, aku juga kehilangan kesempatan nonton glenn di bagian awal, karena nyasar entah ke stage mana)

        • Bag and Stuff

          Kalo bisa bawa tas! Yang nyamannya kamu aja. Dan isi tas kamu dengan hal-hal penting. Misalnya parfum, bedak, foundation, lipstick, (ganjeen! Sekalian aja alat catok, phan!), trus juga makanan!!! Berhubung disana bakal seharian, daripada kamu keganggu sama adegan laper, mending kamu bawa camilan. Selain itu, mineral water juga kudu kamu siapin. Kalo bisa bawa 2 ato 3 botol sekalian. (ini mau nonton konser atau tamasya yaah?!) Eh tapi beneran loh, Biar gak dehidrasi. Mau lebih afdol lagi, bawa minuman isotonic :D. Lalu, untuk jaga-jaga bawa P3K juga. ahahahaha lebayyy seeh… Tapi ini kejadian loh sama aku. Di dalem stage, tiba-tiba badanku ngedrop. Pusing, dan sedikit demam (kelamaan berdiri). Akhirnya aku minum 2 botol minuman isotonik, dan obat. Sejam kemudian langsung sembuh. Dan siap tempur. Yaaaayyyy….!

            • Camera and Other Gadget

              Ini mah wajiiiib! Kosongin memory card kamera kamu. Isi full baterenya. Kalo bisa bawa batere cadangan buat jaga-jaga. Yang bawa handycam, kalo mau bawa tripod juga gak papa. Asal tripodnya jangan yang segede gambreng. Berat juga kali bawanya. Mobile kamu bakal jadi terbatas. Henpon pun kudu di charge penuh, dan berpulsa tentunya. Karena, kalo terpisah masih bisa contact-contact an. *dulu aku sempet sangat berharap, di JJF ada layanan panggilan informasi kayak di mall, pas temenku ilang entah kemana*

                • Friends and the Gank

                  Nontonnya jangan sendirian domz ah… basi banget. Ajak temen-temen ato genk (ato pacar kalo punya). Biar seru, kalian semua ber dress code. Kalo mau gokil jangan separo separo. Tapi ntar Menarik perhatian, phan? It’s ok. Coz, it’s show time! 😀 (Jangan lupa semua momen difoto. Selesai nonton, tag temen-temen di FB. Bakal rame tuh. Kalo kamu nonton sendiri, masa cuman ngetag diri sendiri… huhuhuhu gak lucuuuu)

                    • Music and Lyrics

                      Hei…! ini konser loooh… adegan yang paling seru adalah bisa nyanyi bareng sama musisi dan penonton lainnya. Jangan sampe deh kamu diem gitu aja karena gak ngerti lirik. Basiiiii…..! kalo perlu catet liriknya di henpon kamuuuu, biar bisa dibuka-buka kalo lupa 😀

                        • Money and Money

                          Perlu bangeet kalo kamu mau marchendise Java Jazz. Setauku marchendise nya sangat dicari loooh…*ngiler sama kaosnya* jadi siapin budget buat punya marchendise java jazz yang lucuuu ituuuuh :D. Dan jangan lupa perhatiin size nya! Dulu aku beli ukuran M, dan guess what, aku di kasi M sih, tapi M cewek. Rasanya pengen mentung-mentung yang ngasih. Akhirnya, kaosnya itu kuhibahkan ke adik. Wooogh…

                            • Internet and Share it

                              Sekali-sekali boleh donk berbagi kebahagiaan sama temen-temen yang gak sempet nonton Java Jazz. Kamu bisa langsung share beberapa foto-foto konser di facebook. Trus update status kamu setiap nonton konsernya siapa. Biar gak mengganggu acara nonton, reportnya pas selesai konser aja. Jangan lupa yang punya plurk, kasi perkembangan terbaru dari java jazz. Trus liat-liat juga ada yang unik gak yang bisa di share di plurk (misalnya : egilaaa, orang disebelah gue ini kalo nyanyi, liurnya suka muncrat kemana-mana) ehehehe… lumayan, melampiaskan emosi dengan menulis… 😀

                                • Spidolz and CD

                                  Kalo kamu dateng dari desa kayak aye ini yeee… yang jarang liat artis di depan mata, spidol ato bolpen plus CD penting banget. Buat ngedapetin tanda tangan musisi favorit kita. kapan lagi coba. Menurut pengalaman, banyak sekali artis yang juga dateng untuk nonton Java Jazz Festifal ini lohh… Jadi ketika kamu pulang dari JJF, kamu pulang tidak dengan tangan kosong… *melambai lambaikan sapu tangan yang udah ditanda tanganin sama maliq & d’essential*

                                    • Exis and Axis

                                      Berhubung ini sponsor utamanya adalah Axis, jangan lupa, bawa kartu Axis kamu. Siapa tau didalem ada geratisan-geratisan dari Axis yang bisa kamu bawa pulang. Siapa tau juga, kalo pake Axis, marchendise JJF juga diskon 50% kayak harga tiketnya. Siapa tau… Jadi pas ngexis di Java Jazz tahun ini, jangan lupa pake kartu Axis mu. Axis, baik yah… * Aku udah bisa jadi bintang iklan Axis selanjutnya belom niiih?!* hehehehe….. kalo butuh talent, boleh loh hubungin aku di nomer ini… *plak* (malah promosi)

                                      Begono sodara… *berdoa dengan khusyuk biar dapet tiket JJF plus Jason Mraz dari Axis ituh*

                                      Eh eh eh. Tapi kalo aku ndak dapet tiket geratis dari Axis, yah mbok ada yang baik hati gitu, ngajak aku ke JJF. Trus dibayarin tiketnya juga… *ngareep* *ditendang ke Zimbabwe*

                                      Hihihhihi… Semoga top ten ku diatas bermanfaat buat siapa aja deh yang dateng ke JJF.

                                      *memberikan tatapan andalan Sponge Bob yang besar dan berkaca-kaca ke panitia dan dewan juri nto*

                                      Baik dan Buruk

                                      Posted in me, nggak jelas, Uncategorized on February 4, 2009 by iphan

                                      Disclaimer!!! Full curhat! Postingan sampah! Yang ndak suka, boleh loh langsung disekip.

                                      Ketika baik dan buruk begitu abstrak… Ketika yang baik adalah buruk dan yang buruk adalah baik. Apakah berarti kita harus melakukan hal yang buruk untuk tetap terlihat baik?

                                      Rumit yah, tapi kira-kira itu yang aku dapati dalam beberapa hari ini. Melihat seseorang melakukan hal buruk kepadaku yang dianggapnya baik. Dan dia tetep beralasan itu demi kebaikanku.

                                      Aku bingung…

                                      Aku bingung ketika harus membencinya adalah sebuah kebaikan untuk aku sekarang. Padahal dia adalah seorang teman baik.

                                      Tapi ini dunia nyata. Dan inilah adanya. Baik dan buruk tidak sejelas seperti film kartun di tivi atau di dongeng-dongeng anak kecil. Dimana anak baik akan terus menjadi baik. Dan nenek sihir akan selamanya menjadi jahat…

                                      Terima kasih teman… Kamu sungguh baik sekali melakukan sesuatu demi kebaikanku, menurutmu. Tapi sekali lagi baik menurutmu belum tentu baik menurutku… Baik dan buruk itu subyektif, bukan? Dan maaf, aku tidak bisa menerima kebaikanmu.

                                      *sigh*

                                      *merobek kertas yang sudah penuh berisi tulisan itu. Lembar putih telah menanti dan siap di isi.*

                                      Aku dan Blogger Bahagia

                                      Posted in blog, me, nggak jelas with tags , , on January 26, 2009 by iphan

                                      Blogger Bahagia

                                      Blogger Bahagia

                                      Sebagai blogger, aku ini termasuk kelas kacangan lah… Isinya cuman curhat, narziz, curhat, curhat, dan narziz. Gak penting banget. Dan gak gimana-gimana deh pokoknya. But who’s care?! Wong aku suka kok nulisnya. Mau yang laen suka ato nggak, seneng ato nggak, bermanfaat ato nggak, ya terserah mereka lah. Kalo suka ya sukur, kalo nggak ya nggak papa. Bener deeh… nggak, nggak, aku nggak tersinggung kok 😀

                                      Aku nge blog cuman untuk seneng-seneng. Ngelatih hobi nulis juga sih. Dulu pas awal ngeblog juga gak sempet mikir visi misi menjadi blogger yang sakinah, mawadah, waromah, atopun yang luar biasa gimanaaa gitu. Ya udah bikin akun, terus ngeblog. Selesai deh. Jadilah aku blogger.

                                      Yang bikinin aku akun di wordpress itu juga guruku si tikabanget. Aku mah dulu nggak ngerti cara ngimpor postingan dari blogspot ke wordpress. Jadi biarlah suhu saya itu yang ngurus segalanya. Tugas saya yah cuman nulis. Ngeblog.

                                      Nah untuk itulah, aku pengen mendeklarasikan diri sebagai Blogger Bahagia. Blogger yang menulis dengan hati. Blogger yang apa adanya. Gak mau memaksakan diri agar terlihat lebih hebat, lebih cerdas, lebih bermanfaat, lebih eksis, ato apalah. Gak mau juga ngeblog dan menjadi superhero wanna be dengan melakukan sesuatu yang wah agar bisa menunjukkan eksistensinya dan diperhitungkan di ranah blog. Gak perlu… gak perlu… makasih loh… aku gak butuh eksis, aku butuh bahagia…

                                      Apresiasi tertinggi buat aku dari ngeblog adalah komen :D. Karena kalo ada yang baca ajah udah sukur, apalagi sampe dikomen. duh bahagia banget deh… (keliatan banget kan aku ini blogger newbe, abegeh, kacangan… so…?!) Trus selebihnya, kalo dapet apresiasi lain dari ngeblog, buat aku adalah bonus. Karena tujuan aku ngeblog bukan untuk memperoleh pengakuan dari blogger lain, atau mendapatkan apresiasi lain dari dunia maya dan nyata. Tujuanku ngeblog ya untuk nulis apa yang pengen aku tulis. Gak mau yang jadi riweuh, trus akhirnya muncul masalah pelik yang heboh gimana gitu… gak deh, matur tengkyu…

                                      Eh eh eh tapi bukan berarti aku tidak mendukung segala sesuatu yang bersifat positif loh… Jangan sampe disalah artikan yah 🙂 Aku senang dan mendukung semua hal yang positif. Sekurang-kurangnya mendukung dengan doa lah, supaya apa yang telah diniatkan dapat dijalankan sesuai dengan yang diharapkan. Dan semoga diberikan keajaiban, jika ternyata kemampuan kita belum cukup untuk merealisasikan angan-angan kita yang hebat itu.

                                      Intinya Aku adalah Blogger Bahagia! Hidup Bahagia!

                                      Demikian, postingan pertama aku di Tahun 2009 ini. Semoga setelah ini aku bisa lebih beraksi dengan hati…

                                      Foot note :

                                      sebagai blogger yang suka makan dan jalan-jalan, aku punya mainan baru : iphan dot posterous dot com. Silahkan mampir mampir… 😀

                                      kedua, aku mau laporan, liburan ku yang selama sebulan 3 hari, berlangsung menyenangkan. Full stay di Bali, yang kerjaannya adalah selayaknya orang liburan : Bangun siang, makan, jalan-jalan, belanja, reunian, makan-makan, kopdar, tidur, pesta, Bantu orang tua, nganter adek sekolah, dan bla-bla-bla… Maaf ya kalo ternyata kegiatanku waktu liburan nggak bermanfaat untuk sesama.. gimana donk, saya kan cuman hobi jalan-jalan dan makan-makan… dan semua orang bisa melakukan itu kan?!